Azza Aprisaufa Motivator Muda Indonesia - Trainer Nasional Termuda - Undang Pembicara Seminar Motivasi

Jumat, 26 Desember 2014

Bocah Ajaib Martunis Ingin Menjadi Seperti Ayah Angkatnya "CR 7"

Bocah Ajaib Martunis Ingin Menjadi Seperti Ayah Angkatnya "CR 7"

26 Desember 2004 tepatnya 10 tahun silam, bumi serambi mekah Aceh, diguncang gempa dahsyat yang mengguncang bahkan hingga di 8 negara tetangga indonesia. Gempa ini pula menyebabkan terjadinya naiknya gelombang air laut kepermukaan, istilah ini dikenal dengan tsunami. Tercatat bahwa tsunami aceh 2004 yang lalu adalah bencana internasional dengan jumlah korban terbanyak dalam sejarah bencana yang ada didunia. 

Dimana korban yang meninggal dan hilang pada saat itu, diperkirakan lebih dari setengah juta jiwa melayang. Indonesia berduka dan aceh pun meratap. Diantara sejuta cerita haru dan sedihnya kisah dan tragedi tsunami. Ada kisah ajaib yang terjadi pada bocah kecil berumur 7 tahun, bernama Martunis. Martunis adalah seorang bocah asli asal aceh, tidak ada yang berbeda dari diri martunis sama seperti anak anak kecil yang tinggal diaceh pada umumnya.

Namun pada saat tsunami menerjang kota banda aceh dan aceh pada umumnya. Martunis kecil pun ikut hanyut dan terombang ambing ditengah gelombang besar tsunami hingga terseret ketengah lautan. Ajaibnya, martunis sudah berada selama lebih dari 20 hari terdampar ditengah lautan. Beruntungnya ia bisa berlindung diatas sofa/kasur yang mengapung ditengah ganasnya lautan. Siapa yang sangka, bahwa bocah ajaib inipun bisa bertahan hidup selama lebih dari 20 hari, berbekal minum air laut dan makan dari sisa makan yang hanyut didepannya.

Kisah bocah ajaib ini bisa bertahan hidup selama lebih dari 20 hari, memang seperti mustahil. Memang hampir disemua cerita tsunami itu mustahil, karena banyak keajaiban keajaiban yang sulit sekali dijelaskan, intinya adalah begitulah jika Tuhan telah berkehendak. Pada saat tsunami 2004 yang lalu, mata dunia pun tercengang, hingga lebih dari seribuan wartawan dan reporter stasiun tv dari lokal maupun internasional, ikut meliput kedahsyatan bencana tsunami tersebut.

Adalah seorang wartawan dari manca negera yang tak sengaja meliput bocah ajaib martunis yang pada saat itu masih berusia 7 tahun. Ia meliput bahwa martunis bisa bertahan hidup selama lebih dari 20 hari ditengah laut. Secara tak sengaja, salah satu anggota dari tim nasional portugal menyaksikan tanyangan berita martunis yang berkebetulan mengenakan kostum seragam tim nasional portugal. Kostum timnas portugal tersebut bernomor punggung 7, itu artinya kostum yang dipakai adalah milik dari pesepak bola terkenal Christiano Ronaldo atau akrabnya "CR 7".

Berita inipun sampai pada CR7 yang berkebetulan berada di portugal. Dengan merasa kagum dan terharu, CR7 pun segera menuju ke aceh dan menjumpai bocah ajaib martunis. Setelah berjumpa di aceh, CR7 pun langsung memeluk martunis, dan berkata hendak dijadikan anak angkat oleh CR7. Akhirnya martunis dibawa oleh CR7 ke portugal, mengunjungi Manchester United dan tinggal untuk beberapa bulan bersamanya di portugal.

Hari dan tahun pun berganti, tidak jarang CR7 pun terus memantau perkembangan Martunis di aceh. Sesekali mereka berkomunikasi terkadang hanya ingin menanyakan kabar. Cukup banyak kenangan martunis bersama ayah angkatnya CR7 diportugal dan di manchester. Kenangan itupun ia simpan baik baik. Seperti baju, tanda tangan, sepatu, foto foto dan kenangan lainnya. Kini martunis pun telah beranjak remaja 17 tahun. Baru baru ini CR7 dan anak angkatnya itu pun, bertemu di jakarta dan keduanya diangkat menjadi duta mangrove indonesia dan martunis untuk duta mangrove aceh.

Kini martunis tengah menekuni dunia sepak bola, ingin mengikuti jejak ayah angkatnya. Bertemu sang idola bahkan bisa sampai menjadi anak angkat sang idola, merupakan satu mimpi besar yang mendadak menjadi kenyataan ungkap martunis yang kini telah cukup mahir bermain sepak bola. Bahkan digadang gadang martunis muda akan segera merapat ke timnas U 17 Indonesia.

Semoga kisah ini bisa menginspirasi anda bahwa, keajaiban itu tidak bisa diduga duga dari mana datangnya. Tugas kita yang terpenting adalah tetap berupaya dan fokus terhadap apapun yang menjadi impian besar kita. Ingin membaca kisah inspiratif lainnnya kunjungi di motivatorindonesia.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bocah Ajaib Martunis Ingin Menjadi Seperti Ayah Angkatnya "CR 7"

1 komentar:

  1. Nestapa dan bahagia, berseberangan di sehelai rambut .........
    Tinggal garis hidup yang menentukan ..............
    Dan Tuhan meng-iya-kan ..........

    BalasHapus