Azza Aprisaufa Motivator Muda Indonesia - Trainer Nasional Termuda - Undang Pembicara Seminar Motivasi

Rabu, 24 Desember 2014

Fakta Borobudur Adalah Negeri SABA (Nabi Sulaiman As) Berdasarkan Al - Qur'an

Fakta Borobudur Adalah Negeri SABA (Nabi Sulaiman As) Berdasarkan Al - Qur'an

Bismillahirrahmanirrahim. Berat sekali rasannya bisa menulis dan menyusun artikel berkualitas seperti kisah berikut ini. Tapi Insya ALLAH terlepas dari semua kelemahan dan kekurangan kisah ini, penulis telah berupaya memberikan yang terbaik dan mengandung hikmah dari semua yang dituliskan dalam fakta dan pembuktian ini. 

Terlebih dahulu penulis telah memohon ampun Kepada ALLAH SWT, jika ada penjelasan ayat yang salah penafsiran. Saat menulis kisah dan fakta ini, rasa dalam hati dan pikiranpun bercampur antara, haru, sedih, percaya, dan bangga akan negeri nusantara Indonesia yang ternyata dipilih menjadi negeri saba. Mari kita mulai pembuktiannya.

ALLAH SWT telah mengatakan bahwa Al Quran adalah bukti untuk setiap sesuatu dan Al Quran adalah penjelasan untuk setiap sesuatu pula, ini dijelaskan dalam Surat An - Nahl ayat ke 89.

Berbicara tentang negeri saba, maka kita harus memahami terlebih dahulu apakah itu SABA ? mendengar kata saba, mungkin anda berpikir bahwa saba adalah nama sebuah kota/tempat/daerah. Benarkah begitu ? Lalu siapakah yang pertama sekali mengatakan kata saba itu sendiri ? Ternyata yang pertama sekali mengatakan kata saba itu adalah burung Hud Hud, seperti yang dijelaskan dalam Al Quran, pada surat An Naml ayat ke 22 yang artinya :

Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.
(QS: An-Naml Ayat: 22)

Dan ternyata bahwa kata saba itu sebenarnya bukanlah nama tempat atau nama kota, namun saba itu berarti "Tempat bertemu/ tempat berkumpul". Artinya bahwa pada saat itu burung hud hud melihat adanya sekumpulan orang orang yang berada ditempat pertemuan atau tempat berkumpul yang dipimpin oleh seorang ratu, yang dikenal dengan nama Ratu Balqis. Sekarang kita telah mengerti bahwa Saba bermakna tempat berkumpul atau tempat pertemuan.


Dan kali ini, kita akan coba melihat fakta fakta itu serta melihat tanda tanda ayat ALLAH SWT itu yang ada didunia. Sekilas mengenai tanda tanda keberadaan negeri saba atau negerinya Kerajaan Nabi Sulaiman As dan Ratu Balqis, tergambar dalam Kitab Suci Al Quran, tepatnya pada surat Saba ayat ke 15 - 19. Yang artinya tertulis sebagai berikut : 

Terjemah Surat Saba’ Ayat 15-19

15. [1]Sungguh, bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Allah)[2] di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri[3], (kepada mereka dikatakan), "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya[4]. (Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.”

16. Tetapi mereka berpaling[5], maka Kami kirim kepada mereka banjir yang besar[6] dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit pohon Sidr[7].

17. Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.

18. Dan Kami jadikan antara mereka (penduduk Saba’) dan negeri-negeri yang Kami berkahi (Syam), beberapa negeri yang berdekatan[8] dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan[9]. Berjalanlah kamu di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman[10].

19. Maka mereka berkata, "Ya Tuhan kami, jauhkanlah jarak perjalanan kami[11], dan (berarti) mereka menzalimi diri mereka sendiri[12]; maka Kami jadikan mereka bahan pembicaraan[13] dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya[14]. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang bersabar[15] dan bersyukur[16].

Setelah kita benar benar membaca dengan baik arti dari surat diatas, maka kita ambil serta kita pisahkan poin poin penting dari masing masing ayat tersebut. 

Poin penting yang pertama adalah bahwa pada ayat ke 15, ALLAH SWT mengatakan bahwa, tanda keberadaan negeri saba itu adanya 2 buah kebun disisi kanan dan kirinya, dimana kebun itu memiliki mendatangkan rezeki yang berlimpah dari ALLAH SWT, maka sudah seharusnya penduduk itu bersyukur Kepada ALLAH SWT.

Inti dari ayat ke 15 ini adalah bahwa letak negeri saba itu tandanya ada diantara 2 kebun, disebelah kanan dan kirinya. Jika kita pernah mengunjungi borobudur di jogja, dan jika kita perhatikan bahwa borobudur itu letaknya tepat diapit dan diantara 2 kebun atau hutan. Dimana menurut kamus Jawa Kawi Indonesia, bahwa Hutan/kebun/semak belukar itu dalam bahasa jawa artinya adalah WANA. Maka hutan saba bermakna WANA SABA, yang kini kita kenal dalam bahasa jawa menjadi WONO SOBO.

Poin penting yang kedua adalah bahwa pada ayat ke 16 dan 17, ALLAH SWT mengatakan bahwa, tanda keberadaan negeri saba itu pernah dihancurkan sehancur hancurnya, karena penduduk negeri tersebut yang berpaling dari Rahmat ALLAH SWT. Atau ingkar akan nikmat yang telah diberikan kepada mereka. Maka Dikirimlah banjir yang amat sangat dahsyat atau banjir besar kepada mereka. Setelah banjir itu menghancurkan negeri saba, maka hutannya pun ditumbuhi oleh pohon pohon yang buahnya pahit. Sebagai balasan bagi mereka yang ingkar akan nikmat ALLAH SWT.

Inti dari ayat ke 16 dan 17 ini adalah bahwa negeri saba itu tandanya berada di sebuah negeri yang pernah hancur dan berantakan dan negeri itu pula telah ditumbuhi oleh pohon yang buahnya pahit. Ini dibuktikan bahwa jika kita melihat pulau jawa dan indonesia, bahwa sebenarnya dahulu antara pulau kalimantan, sumatra dan jawa itu adalah satu. Dan disebut sebagai benua atlantis. Namun setelah banjir besar itu menerjang, maka terpisahlah menjadi pulau pulau yang berantakan. Fakta selanjutnya bahwa ternyata disekitar borobudur itu memang ada pohon pohon yang buahnya sangat pahit. Buah pahit ini kita kenal dengan nama Buah Maja. 

Poin penting yang ketiga adalah bahwa pada ayat ke 18, ALLAH SWT mengatakan serta menggambarkan dulunya negeri saba adalah sebuah negeri yang aman dan diberkahi, serta nikmat yang berlimpah. Namun setelah dikirim banjir besar itu, maka ditetapkanlah atau dibatasilah jarak perjalanan (perjalanan darat) pada negeri itu.

Inti dari ayat ke 18 adalah bahwa setelah banjir besar tersebut, maka letak negeri saba yakni pulau jawa telah dibatasi akses perjalanan daratnya oleh bentangan laut. Semula mereka bisa berpergian melewati jalur darat tapi setelah banjir tidak lagi bisa.

Poin penting yang keempat adalah bahwa pada ayat ke 19, ALLAH SWT mengatakan bahwa setelah itu, kami jadikan cerita mereka sebagai bahan pembicaraan. Yang maksud bahan pembicaraan adalah buah mulut, cerita bersambung atau cerita rakyat. Bahwa kelak negeri yang telah pernah dihancurkan tersebut, ceritanya akan dikenang dan diingat melalui cerita dari buah mulut atau cerita rakyat.

Inti dari ayat ke 19 ini bahwa ternyata benar. Dalam cerita borobudur terdapat cerita rakyat, dan ALLAH SWT pun telah menakdirkan sebuah kerajaan besar bernama MajaPahit menjadi sebuah cerita yang diyakini oleh rakyat. Yang ceritanya dikenang, hingga timbulah satu ide untuk meneliti asal muasal dan keajaiban dari borobudur. Disamping itu mengenai negeri yang hancur, jelas terbukti bahwa, kita bisa lihat fakta ini, bahwa ternyata hanya indonesia lah satu satu nya negeri didunia ini yang memiliki lebih dari 17.000 pulau yang berukuran sedang hingga kecil. 

Jika anda masih bertanya dan meragukan bahwa bangunan borobudur itu bukanlah istana ratu balqis atau ratu boko yang dipindahkan. Akan banyak pertanyaan sederhana yang akan tidak bisa anda jawab. Seperti : Adanya lahan atau tanah kosong yang hingga saat ini masih kosong, yang berjarak sekitar 36 Km dari arah borobudur. Dimana tanah kosong itu memiliki puing puing kecil yang memiliki relief yang sama persis seperti yang anda di bangungan borobudur. Seperti adanya sebuah istana besar yang pernah hilang, kemanakah hilangnya ? siapakah yang mencurinya ? dan siapakah yang memindahkannya ? serta untuk kepentingan apakah itu dipindahkan ?

Hingga kini, riset ilmiah oleh para ilmuan dunia sekalipun, belum bisa mengukur seberapa tua usia dari batu banguna borobudur tersebut. Bahkan mereka belum bisa menemukan dan membuktikan dari mana batu itu ditambang, siapa yang membuatnya, siapa yang menyuruhnya, dengan semangat apa itu dibuat, dan dengan teknologi apa itu dikerjakan ? Waallahualam bisawaf, inilah pertanyaan sederhana yang belum sangguh dibuktikan oleh para ilmuan dunia.

Kesimpulan yang paling kuat membuktikan bahwa borobudur itu adalah istana ratu boko atau balqis yang pernah dipindahkan oleh jinn dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya adalah adanya  gambaran relief yang jelas pada dinding borobudur tersebut. Relief itu jika kita perhatikan, bercerita tentang gambaran burung yang berkepala manusia, itu artinya pada zaman itu ada burung yang bisa berbicara, lengkap digambarkan. 

Serta relief lainnya, yang menggambarkan sosok raja dengan tongkat kecilnya, yang duduk diatas peti atau (tabut) yang dijaga oleh seseorang. Menggambarkan segitu pentingnya kotak atau peti tersebut, hingga harus dijaga oleh satu orang. Dan relief relief lainnya, yang jika kita kaitkan, memiliki hubungan dengan kisah yang terjadi pada zaman Nabi Sulaiman AS. Disamping itu juga jangan lupa, bahwa ada sebuah daerah dipulau jawa yang bernama SLEMAN. Sementara kata SU telah dijadikan untuk tutur dan panggilan identitas untuk penamaan orang jawa. Seperti (Sulaiman, Suratmiati, Supriadi, Sumaryono dan Su lainya).

Artikel ini hanyalah gambaran kecil dari seluruh bukti yang bisa dijelaskan. Penjelasan dan bukti ilmiah kongkritnya ada pada seorang yang menemukan bukti ilmiah ini, yakni Bapak KH FAHMI BASYA, untuk lebih jelasnya anda bisa search di youtube, dan mencari artikel pembuktian beliau yang lainnya. Jika memang benar bahwa Negeri Nusantara kita ini adalah Negeri Saba di zaman Nabi Sulaiman As. Maka betapa bersyukurnya kita, bisa tinggal disebuah negeri yang memiliki catatan penting dalam sejarah ISLAM. motivatorindonesia.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Fakta Borobudur Adalah Negeri SABA (Nabi Sulaiman As) Berdasarkan Al - Qur'an

3 komentar:

  1. Borobudur itu di Magelang ,bukan di Jogja :v :v

    BalasHapus
  2. MAKANYA BANYAK KEPALA PATUNG BOROBUDUR HILANG, ...?KEPALANYA BERAMBUT KERITING TIDAK GUNDUL KAYA BIKSU, APA SENGAJA KEPALA KERITING DIHILANGKAN PADA ZAMAN KERAJAAN BUDA DI JAWA?....WALLAHU A'LAM

    BalasHapus
  3. MAKANYA BANYAK KEPALA PATUNG BOROBUDUR HILANG, ...?KEPALANYA BERAMBUT KERITING TIDAK GUNDUL KAYA BIKSU, APA SENGAJA KEPALA KERITING DIHILANGKAN PADA ZAMAN KERAJAAN BUDA DI JAWA?....WALLAHU A'LAM

    BalasHapus