Azza Aprisaufa Motivator Muda Indonesia - Trainer Nasional Termuda - Undang Pembicara Seminar Motivasi

Minggu, 21 Desember 2014

Ibu Ini Memberi Kado Dari Dalam Kuburnya Untuk 8 Anaknya


Tanggal 22 Desember yang diperingati sebagai hari ibu tinggal beberapa jam lagi. Jutaan anak didunia ini sibuk dengan rencana rencana besarnya untuk berlomba lomba memberikan hadiah, kado dan ucapan selamat kepada ibu mereka masing masing. Tidak jarang peringatan hari ibu secara nasional ini juga diacarakan, dan dimeriahkan dengan upacara.

Tapi siapa yang sangka, kisah nyata yang terjadi didataran tinggi tanah gayo aceh ini, akan menguras air mata anda. Dimana, ditengah persiapan menyambut hari ibu ini, ada seorang yang justru telah terkubur lebih dari 20 tahun, memberikan kado untuk kedelapan anak anaknya. Selamat membaca dan mengambil hikmah penting dari isi kandungan artikel ini.

Mahdi adalah satu dari 8 anak alamarhumah seorang ibu yang dinyatakan telah meninggal di tahun 1993 silam. Ibu ini meninggal karena melahirkan anaknya yang kedelapan. Jadi anak bungsunya tidak pernah sedetikpun melihat wajah ibu yang melahirkannya. Kejadian ini barusan saja terjadi, tepat sehari sebelum tanggal 22 desember 2014, atau tepatnya pada hari ini, hari dimana saya menuliskan artikel ini yaitu 21 desember 2014.

Semua bermula dari mahdi, almarhumah ibunya telah meninggal lebih dari 20 tahun yang lalu dan dikuburkan didaerah gayo lues "blang kejeren". Mahdi adalah anak ke 3 dari almarhumah ibu ini, awalnya mahdi mendapat informasi bahwa tempat lokasi pemakaman ibunya akan beralih menjadi komplek perumahan. Jadi mahdi yang berdomisili di takengon, aceh tengah, tiba tiba mendapat kabar dari salah satu keluarganya yang menetap di gayo lues. Bahwa mahdi dan beberapa adik atau abangnya harus segera datang ke gayo lues untuk proses pemindahan makam ibunya ke takengon, aceh tengah.

Akhirnya, mahdi pun menghubungi abangnya yang paling besar dan 2 orang adiknya. Untuk segera berangkat ke pemakaman ibunya di gayo lues yang jaraknya kurang lebih 7 jam perjalanan darat dari takengon,  Aceh Tengah. Merekapun berangkat, dan sebelumnya beberapa keluarga yang tinggal di takengon, diamanahkan untuk segera menyiapkan tempat pemakaman yang baru untuk almarhumah ibu mereka.

Jadi setibanya almarhumah ibu ditakengon, akan langsung bisa dikuburkan. Saat mahdi dan abang serta 2 orang adiknya berangkat. Keluarga yang tinggalpun, segera mencari tempat pemakaman yang baru, untuk segera digali. Tepatnya tempat baru yang disiapkan itu ada didaerah komplek pemakaman datu yem. kebayakan, takengon, Aceh Tengah.

Setelah 7 jam menempuh perjalanan darat menuju gayo lues. Akhirnya mahdi dan rombongan pun tiba di gayo lues, dan harus melanjutkan perjalanan sekitar 2 jam lagi untuk menuju kuburan ibunya. Ternyata tidak hanya mereka yang memindahkan makam, tapi juga banyak orang orang yang datang kesana untuk memindahkan makam keluarganya, karena lokasi tersebut mau alih fungsikan oleh pemerintah setempat, begitu kabar yang kami terima.

Setelah 2 jam perjalanan, sampailah mahdi dan rombongan tepat didepan kuburan ibunya yang telah meninggal ditahun 1993 silam. Mereka pun berdo'a seraya memohon Kepada ALLAH SWT agar ibunya dilindungi, diampuni dan diterima amal ibadahnya. Sebelumnya mereka hadir dengan membawa alim ulama setempat, untuk meminta izin kepada almarhumah ibunya, karena ingin memindahkan makamnya ke takengon, Aceh Tengah.

Penggalian pun dimulai, ditengah hujan deras yang begitu hebat, bahkan hujan tersebut juga dirasakan ditakengon. Setelah penggalian selesai, sontak seluruh orang yang hadir menggali makam almarhumah ibu itupun berteriak histeris dan menangis. Terlebih lagi anaknya yang hadir, yakni mahdi, satu orang abangnya, dan dua orang adiknya. Mereka semuanya menangis sejadi jadinya. Karena ternyata ibu mereka yang telah dikuburkan lebih dari 20 tahun itu, masih dalam keadaan utuh dan segar seperti baru dimakamkan. Subhanallah, Ini nyata !

Semua orang yang hadir menyaksikan penggalian makam itupun, seolah kehabisan kata, termasuk alim ulama yang juga hadir. Mereka semuanya hanya bisa diam, tertegun dan merenung menatapi wajah ibu yang meninggal lebih dari 20 tahun. Jenazah itu pun langsung dibawa ke takengon, menggunakan mobil ambulan. Ditengah perjalanan dengan hujan yang masih belum juga reda.

Saat mahdi menghubungi keluarga yang berada ditakengon, banyak keluarga yang tidak percaya dan beberapa diantara mereka pingsan. Khusus adik bungsunya, hanya bisa menangis, karena ia tidak sanggup jika harus melihat wajah ibu yang melahirkannya. Sementara selama ini ia hanya melihat wajah ibunya di foto foto dan melalui cerita abang dan kakaknya. Singkat cerita, jenazah pun tiba ditakengon.

Awalnya, keluarga berpikir untuk membawa jenazah ibu itu kerumah, untuk kembali diadakan do'a dan bisa kembali melihat wajah ibu kandungnya. Tapi beberapa alim ulama menolak dan melarangnya, dan harus segera dimakamkan. Akhirnya, mobil ambulan pun langsung mengarah ke tempat pemakaman yang baru. Dimana, disana telah siap menunggu seluruh keluarga dan anak anaknya.

Saat mobil ambulan tiba, adik bungsu merekalah yang pertama sekali membuka kain kaffan penutup wajah ibunya. Lalu ia melihat wajah itu, seumur hidupnya ia belum pernah sekalipun melihat wajah ibunya langsung. Karena ibu itu meninggal saat melahirkannya, sebelum anda lanjut membaca kisah ini, bisakah anda sejenak membayangkannya ? ia berteriak, menangis, memukul mukul dirinya lalu dengan air mata yang deras ia mencium ibunya. Begitu juga yang dilakukan oleh anak anaknya yang lain.

Akhirnya ibu pun dikuburkan kembali tanpa menunggu waktu lama, karena memang harus segera dikuburkan. Saat ibu itu hendak dimasukkan keliang lahat, saya sendiri melihat bahwa dari lahat baru itu keluar air bening sekali dan jernih, seperti bisa langsung diminum. Ibu itu pun langsung dimasukkan ke air bening yang telah menenggelami lahat itu. Kini ibu itu telah kembali ke alamnya, dan sejenak ia mampir dan hadir kembali kedunia. Seolah memberi pesan, bahwa ibu sangat menyayangi kalian semua anakku.

Menjelang sehari sebelum hari ibu ini, almarhumah ibu itu pun telah memberikan kado kepada 8 anaknya. Kadonya adalah bahwa mereka kembali bisa melihat wajah ibunya. Subahanallah !! Menurut cerita dari keluarga yang ditinggalkan, bahwa ibu itu dulunya adalah sosok ibu dan wanita yang sangat penyabar dan ta'at beribadah. Sabar dalam membesarkan anak anaknya, karena suaminya hanyalah seorang petani. Banyak orang dulunya belajar dari kesabaran hidup almarhumah ibu itu. 

Semoga kisah haru ini memberi anda inspirasi dan ilmu baru, betapa kita harus menyayangi dan menjaga ibu kita selagi ia ada. Selamat Hari Ibu untukmu ibuku tercinta. motivatorindonesia.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ibu Ini Memberi Kado Dari Dalam Kuburnya Untuk 8 Anaknya

0 komentar:

Posting Komentar