Azza Aprisaufa Motivator Muda Indonesia - Trainer Nasional Termuda - Undang Pembicara Seminar Motivasi

Minggu, 28 Desember 2014

Kebiasaan Minum Dan Makan Sambil Berdiri Tidak Baik Untuk Kesehatan


Makan dan Minum adalah satu kebutuhan primer setiap manusia yang hidup untuk membuatnya bertahan hidup. Namun demikian, kita selaku makhluk hidup yang juga memiliki akal dan pikiran haruslah mengilmui apa apa yang kita makan, dan apa apa yang kita minum. Ternyata ini menjadi perlu kita kaji dan kita pelajari, karena tidak hanya apa yang kita makan dan minum saja yang harus kita ilmui. Namun ternyata kita juga harus mengilmui bagaimana cara serta etika makan dan minum yang baik dan lebih dianjurkan.

Ketahuilah bahwa semua yang dilarang, itu pasti ada dampak buruknya bagi kita. Begitu pun semua yang dianjurkan atau diperintahkan, itu pasti juga ada dampak baiknya bagi kita. Sekarang tinggal kita lagi yang mau mempercayai dan mempraktekannya, atau malah mengabaikan satu ilmu yang sebenarnya penting untuk diri dan kesehatan kita. Saya adalah seorang lulusan dari pesantren swasta yang memiliki pengalaman unik, mengenai makan dan minum sambil berdiri.

Saya masih ingat dengan kata kata ini, Latasrob Qoiman! atau dalam arti bahasa indonesianya adalah Jangan minum sambil berdiri!” Tegur ibu kantin saat saya sedang meneguk air teh tawar, minuman khas di Pesantren. Saya pikir ibu kantin melarang minum sambil berdiri karena ada hubungannya dengan etika. Mungkin mirip kerbau kalau lagi minum. Dan tanpa banyak pikir saya melaksanakan tegurannya. Hadits tentang larangan minum sambil berdiri adalah satu-satunya hadits yang saya peroleh dari seorang ibu kantin. Sebab dia lebih mendahuli mengucapkannya ketimbang pelajaran ngaji.

Ibu kantin sering sekali menegur santri yang suka minum sambil berdiri. Lama-lama saya penasaran dengan hadits itu. Apakah hanya karena etika saja dilarang minum sambil berdiri, atau ada hubungannya dengan kesehatan.

Dalam beberapa hal, saya meyakini apa yang disampaikan Rasulullah itu, selalu ada hubungannya dengan sains, kesehatan khususnya dalam hal ini. Seperti halnya hadits tentang lalat yang masuk ke dalam minuman.

Ternyata benar, hadits Rasulullah SAW tentang larangan minum sambil berdiri itu ada kaitannya dengan kesehatan. Ilmu kedokteran modern mengungkapkan bahwa minum dalam keadaan berdiri menyebabkan air yang mengalir berjatuhan dengan keras pada dasar lambung dan menumbuknya, menjadikan lambung kendor dan menjadikan pencernaan sulit. Sebagaimana terus-menerus makan dan minum sambil berdiri dapat menimbulkan luka pada dinding lambung.

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.

Selain itu, Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.

Jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum akan meluncur de dalam tubuh tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Dan hal ini bisa menyebabkan susah buang air kecil.

Untuk hal tersebut diatas, marilah menjaga kesehatan tubuh kita dengan cara membiasakan makan dan minum sambil duduk. Minum sambil berdiri sepertinya hal yang sepele. Tapi kalau kita membiasakan hal tersebut di sepanjang hidup. Bukan mustahil kesehatan tubuh kita akan terganggu karena kebiasaan minum sambil berdiri itu.

Menghindari minum sambil berdiri memang agaknya sulit. Apalagi kalau yang suka olahraga. Kadang untuk minum sambil berdiri itu saja sudah dianggapnya buang-buang waktu. Tapi demi kesehatan, lebih baik kan mencegah daripada mengobati.

Dalam hal tertentu memang boleh minum sambil berdiri, bahkan tidak berdosa. Tapi sekali lagi, hal itu jangan sering - sering dilakukan apalagi sampai jadi kebiasaan. Kesehatan kan sangat mahal.

Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, “Bagaimana dengan makan sambil berdiri?” Anas menjawab, “Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.” (HR.Muslim dan Turmidzi).

Ini adalah ilmu baru, yang harus kita terapkan dalam kebiasaan kehidupan kita sehari hari. Jika ini adalah kebiasaan baik yang mendatangkan manfaat, kenapa tidak ? kita mencoba untuk membiasakannya. Inilah perubahan sikap dan perubahan tabi'at yang harus kita ubah, bahkan tidak hanya untuk diri kita sendiri. Namun yang jauh lebih penting dari itu, kita juga saling mengingatkan satu sama yang lainnya, akan bahaya dari kebiasaan minum dan makan sambil berdiri.

Semoga artikel penting ini, menjadikan anda orang yang terbiasa untuk minum dan makan sambil duduk, karena itu akan jauh lebih baik. Dan lebih sehat untuk menyempurnakan kesehatan dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. motivatorindonesia.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kebiasaan Minum Dan Makan Sambil Berdiri Tidak Baik Untuk Kesehatan

0 komentar:

Posting Komentar