Azza Aprisaufa Motivator Muda Indonesia - Trainer Nasional Termuda - Undang Pembicara Seminar Motivasi

Jumat, 20 Februari 2015

Kisah Inspiratif Blogger - Cita - Citaku Adalah menjadi Seorang Blogger

Kisah Inspiratif Blogger - Cita - Citaku Adalah menjadi Seorang Blogger

Kisah ini diangkat dari kisah inspiratif yang sangat menggugah. Dan untuk menjaga keaslian cerita ini, kami sengaja tidak menceritakan, nama, alamat, domain, keluarga dan tempat kerja beliau. Adapun satu nama yang tidak kami samarkan adalah sosok rizka. Karena rizka lah satu satunya aktor utama dari kisah nyata ini.

Siapa yang mengira bahwa ada seorang anak yang ketika itu masih duduk dibangku kelas 5 SD, ingin menjadi seorang blogger. Setiap kali ditanya oleh sang guru, apakah cita citamu nak ?! ia pun menjawab, aku ingin sekali menjadi seorang blogger buk. Teman temannya serentak menertawakan cita cita anak itu yang dianggap aneh oleh para teman temannya. Bagaimana tidak, cita cita yang dianggap normal itu adalah seperti menjadi guru, dokter, pilot, polisi, tentara, pengusaha, presiden dan sebagainya. Itulah sederetan cita cita yang umumnya sangat populer di ingatan dan memori setiap anak yang masih berusia dini.


Tapi kenyataan itu tidak berlaku pada diri Rizka anak yang masih berusia 11 tahun. Entah apa yang ada didalam benaknya, bahkan tidak jarang ia sering membolos dari sekolah hanya untuk meluangkan waktunya bermain blog dan mengotak atik artikel dalam blog nya. Rizka yang kala itu berusia 11 tahun, mempunyai hobi bermain internet, game dan mencoba beberapa bahasa pemrograman. Kerap sekali keinginannya ini ditentang oleh kedua orang tuanya, dan para gurunya. Tapi semua penolakan itu tidak membuatnya surut dan mundur sedikitpun. Dibelakang kedua orang tuanya, rizka pun secara diam diam terus bermain internet dan mengembangkan kemampuannya bermain blog.

Beberapa kali rizka kecil mencoba untuk bermain bisnis online tingkat pemula, dan pada saat ia mendapatkan rezeki "uang" ia pun lantas bergegas menunjukkan keberhasilannya itu kepada kedua orang tuannya. Tapi lagi lagi, kedua orang tuanya sangat marah, dan memarahi rizka kecil, karena keduanya menilai, bahwa anaknya masih harus belajar dan tidak perlu mencari uang. Apalagi dari dunia maya seperti internet. Konon pada saat itu, image internet kurang baik bagi anak anak seumuran rizka.

Seiring berjalannya waktu, kini rizka sang blogger cilik telah dewasa, ia pun kini telah kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta yang ada di aceh. Kini rizka sang blogger, telah cukup banyak dikenal dikalangan teman temannya sebagai blogger yang cukup senior dan memiliki penghasilan tetap bahkan setiap menitnya dari usaha online nya. Ia tengah mengelola lebih dari 100 blog dan website dan memiliki beberapa karyawan untuk mengelola blog mereka.

Akhirnya rizka sang blogger itu memutuskan untuk kuliah di jurusan psikologi. Ada alasan yang bisa ia jelaskan mengapa ia tertarik mengambil jurusan psikologi. Saat ditanya kenapa, rizka tidak mengambil jurusan pemrograman web atau tekhnik informatika ? Rizka pun menjawab, bidang online dan tekhnologi itu adalah hoby saya, jika sudah hoby, tanpa sekolah sekalipun saya akan tetap bisa mengembangkan kemampun IT saya. Alasan kenapa saya memilih psikologi, itu karena saya ingin menjadi spesialis psikologi anak.

Niat saya adalah untuk memberikan pencerdasan kepada semua orang tua, bahwa jangan meremehkan dan melihat sederhana apapun keinginan dan hoby anak sejak dini. Harusnya orang tua bisa lebih berani untuk mendukung kemauan anaknya yang tinggi dibidang tertentu. Seperti musik, seni, lukis, IT dan sebagainya. Kini rizka baru saja diwisudakan seminggu yang lalu, namun gelar yang ia dapatkan itu bukanlah untuk mengantarkannya pada cita citanya, karena memang ia telah meraih cita citanya itu, bahkan jauh sebelum ia masuk ke perguruan tinggi. Menjadi blogger itulah cita citanya.

Rizka telah banyak membantu ekonomi kedua orang tuanya, bahkan ia membiayai sekolah dan kuliah adik adiknya. Dan dalam waktu yang tidak lama lagi rizka pun berencana ingin mengantarkan kedua orang tuanya untuk berhaji. Tidak jarang kedua orang tuanya, selalu menangis menyesal karena dulunya selalu melarang larang rizka untuk menjadi seorang blogger. Namun rizka dengan besar hati menjawab, bahkan penolakan ayah dan ibu dulunya membuat semangatku semakin terbakar untuk bisa membuktikan bahwa internet itu bukanlah nothing, tapi intenet itu adalah something.

Semoga kisah inspiratif dari sosok rizka ini, bisa memberikan semangat baru untuk kita bisa menjadi pribadi yang lebih tangguh, lebih tekun dan lebih percaya dengan semua yang kita cita citakan. Tidak ada kata yang tidak mungkin jika kita benar benar menginginkannya. Cerita ini bisa membuktikan bahwa tidak ada kemauan yang sia sia. Bekerjalah sebaik yang anda mampu, karena tidak perlu menjadi yang sempurna, anda hanya cukup memberikan yang terbaik dari yang anda bisa. Itulah pesan rizka yang kini telah menjadi CEO disalah satu usaha mandiri yang ia kelola sejak 4 tahun lalu yang bergerak dibidang pendidikan, jasa dan bisnis online. motivatorindonesia.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kisah Inspiratif Blogger - Cita - Citaku Adalah menjadi Seorang Blogger

5 komentar:

  1. yang bisa diatakan adalah luar biasa .. pasti ada yang telah menginspirasinya dengan kuat hingga anak kecil seperti ini menjadi teguh pendirian

    BalasHapus
  2. @Sarip
    betul kata mas Sarip, sayangnya tdk diceritakan siapa blogger motivasi dia

    BalasHapus
  3. betul sekali, sayang tidak diceritakan siapa blogger motivasinya. tapi nice deh.. thanks infonya mas admin..

    BalasHapus
  4. Biodata bloggernya enggak lengkap, cuma namanya aja Rizka, dan enggak ada fotonya. Padahal saya dan pembaca lain penasaran.

    BalasHapus
  5. Biodata bloggernya enggak lengkap, cuma namanya aja Rizka, dan enggak ada fotonya. Padahal saya dan pembaca lain penasaran.

    BalasHapus