Azza Aprisaufa Motivator Muda Indonesia - Trainer Nasional Termuda - Undang Pembicara Seminar Motivasi

Selasa, 14 April 2015

Kisah Inspiratif - Gigihnya "Taufik" Sang Pengrajin Ember Plastik

Kisah Inspiratif - Sang Penjual Ember Plastik Keliling Dengan Satu Kaki

Kisah ini diangkat dari dataran tinggi tanah gayo " Aceh Tengah ". Taufik H inilah nama lengkap pemuda asal Tapsel / Tapanuli Selatan yang merantau jauh ke aceh untuk menjual barang barang plastik buah dari hasil karya tangannya sendiri. Kurang lebih telah 4 tahun lamanya Taufik merantau ke beberapa daerah dan kota. Untuk menjual ember ember plastik yang dibuatnya sendiri, kini ia hidup bersama istrinya yang tengah mengandung. Taufik yang kini berusia 27 tahun telah memulai usaha menjual ember plastik ini bahkan sebelum ia menikah. Kini setelah ia menikah, ia pun tidak meninggalkan istrinya, ia tetap membawa istrinya kemana pun ia merantau.

Sepintas memang tidak ada yang berbeda pada diri taufik, ia hanyalah penjual ember plastik keliling layaknya seperti pedagang keliling pada umumnya. Namun ada satu hal yang bisa membuat anda sejenak merenung tentang hidup ini, hal itu ada pada diri taufik sang pengrajin ember plastik tersebut. Taufik telah kehilangan kaki kananya tepat 6 tahun yang lalu, karena tertimpa kayu. Menurut cerita taufik, 6 tahun yang lalu ia pernah bekerja bangunan, dan naas kakinya tertimpa kayu, yang mengharuskan kakinya diamputasi.

Tapi kegigihan taufik untuk tetap bisa bertahan hidup dan mencukupi kebutuhan hidup, telah membuatnya  menjadi seorang yang bisa hidup lebih besar dari masalahnya sendiri. Apalagi kini ia telah mempunyai istri yang sedang mengandung anak pertama mereka. Saat ditanya, mengapa taufik tidak meninggalkan saja istrinya dikampung, demi menjaga kesehatan istrinya ? Jawabnya, istriku adalah sumber rezekiku, istriku adalah kebahagiaanku, bagaimana mungkin aku bisa memeroleh rezeki apabila aku jauh dari sumber rezeki tersebut. Kapanpun dan untuk selamanya, aku tak akan pernah bisa jauh dan meninggalkannya, ujar taufik sambil menahan air matanya !

InshaALLAH awal bulan 5 ini istriku akan melahirkan "ujar, taufik". Dan sepertinya anak pertama kami akan dilahirkan di kota takengon, Aceh Tengah ini. Terlihat jelas kesungguhan yang kuat dari getaran bibir taufik, kalau ia tidak akan main main untuk membahagiakan istrinya. Setiap hari berkeliling kota, dengan membawa beban hampir 30 Kg lebih dikepala, bukanlah kerjaan yang mudah dan gampang, ditambah lagi taufik hanya bisa berjalan dengan sebelah kakinya dan ditopang dengan tongkat. Dibawah terik matahari yang menyengat, setiap nafasnya terus berdo'a agar ia diberikan kemudahan rezeki, kesehatan, kekuatan agar ia terus bisa menjaga istrinya.

Jelaslah betapa, hidup ini tidak boleh mengharapkan pamrih. Karena rezeki yang paling jelas dan pasti adalah rezeki yang kita peroleh sendiri dengan tangan dan usaha kita sendiri. Kehadiran taufik telah banyak menjadi perhatian orang orang yang melihatnya, pastilah masih banyak taufik taufik yang lain, yang kisahnya menginspirasi. Tapi siapapun itu, taufik kini telah hidup merdeka dengan caranya sendiri, dan ia pun telah menemukan kebahagiaan hidupnya sendiri.

Inilah sedikit kisah inspiratif yang bisa kita ambil hikmahnya dari kegigihan Taufik sang pengarjin dan sekaligus penjual ember plastik keliling. Semoga kisah ini memberikan anda semangat hidup yang baru, sehingga membuat anda menatap kehidupan lebih pasti dan lebih semangat. Kalau Taufik saja mampu kuat, kenapa Kita tidak. Terimakasih dan salam hangat. motivatorindonesia.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kisah Inspiratif - Gigihnya "Taufik" Sang Pengrajin Ember Plastik

0 komentar:

Posting Komentar